[FF/One Shot/ Yaoi/ PG 13/Comedy] Cerita di Balik Rambut Baru Key {FF merger}


A/N:
Setelah pusing berkutat dengan fanfic2 yang serius, membuat air mata menitik deras dan membuat hati tersayat-sayat, akhirnya saya Enma Hyunhee sang author gaje ini memutuskan untuk membuat FF bersama dengan dua author yang sama gajenya yaitu Ji Yul jung dan Talitha Khairunisa * digaplok*. Kali ini kami akan mencoba membuat FF dengan genre berbeda yaitu komedi nyeheheheh dan sebagai kelinci percobaan pertama terpilihlah anak-anak SHINee sebagai tokoh utama ohohohohoho….
Jika kita melihat rambut baru Key yang keren sangad itu pasti sempat terlintas di pikiran kalian: “ kok bisa sih key merubah rambutnya seperti itu?!” tanpa tahu ada cerita terselubung di balik rambut baru tersebut dan sayangnya Cuma anak-anak SHINee dan kami, para author gaje ini yang tau gimana ceritanya. Karena banyaknya surat penggemar yang menuntut kami untuk menceritakan sejarah rambut fenomenal tersebut, maka dengan sangat terpaksa kami membongkar rahasia yang dapat menggemparkan dunia per Kpop-an itu. Penasaran? Silakan membaca laporan pandangan mata para saksi hidup ini. doozo!

***
Kim Kibum, atau yang lebih dikenal dengan nama Key berdiri terpaku. tak sanggup untuk berkata-kata saat pria di depannya menatapnya dengan tatapan dingin. Key bertanya-tanya, dosa apa yang telah ia lakukan sampai seorang Lee Jinki memberinya tatapan se-nista itu?

“Jinki-ah… ada apa denganmu?” Tanya pria cantik itu sambil mengulurkan tangannya, mencoba menyentuh bahu lelaki satunya. betapa terkejutnya ia saat tangan halus nan indahnya ditepis dengan kasar. Seolah Jinki bisa terserang H1N1 jika tersentuh olehnya. Key syok, Jinki tidak pernah menolaknya seperti ini sebelumnya? kemana cinta mereka yang dulu?

“Jangan sentuh aku.” satu kalimat tanpa nada itu seolah menampar wajah halus Key yang masih menunjukkan ekspresi terkejut. Ia ingin bertanya kenapa, tapi tenggorokkannya seolah tercekat. ia tak mampu menghasilkan suara apapun. hanya ekspresi tak percaya dan terkejutlah yang bisa ia tunjukkan saat ini. hatinya sakit, air matanya mulai menggenang, mati-matian ia bertahan agar tetesan-tetesan itu tidak jatuh tertarik gravitasi.

“Kenapa?” satu kata itu akhirnya berhasil lolos dari kerongkongan keringnya,” Apa salahku sehingga kau berubah seperti ini?!”
Jinki tidak menjawab dan malah menyunggingkan senyum sinis di bibirnya. setelah hening cukup lama, Ia akhirnya menjawab pertanyaan Key dengan tatapan yang seolah merendahkan dan menjatuhkan harga diri seorang Kim Kibum. “bukan aku yang berubah… tapi kamu…”

kalimat yang singkat, namun cukup untuk meruntuhkan akal sehatnya. ia siap untuk berteriak, memaki, menangis, dan segala yang bisa ia lakukan untuk melegakan rasa memuakkan di dadanya, tapi ia tak kuasa ketika melihat Jinki menarik seseorang dari belakang punggungnya. Key tidak tahu, siapa orang itu, maupun jenis kelaminnya. Key tidak bisa mengingat siapa namanya tapi ia ingat orang itu adalah salah satu sunbaenya di SM yang tergabung dalam girlband So…So… Sosis? Sosro? Entah apalah namanya.

“Kenalkan, dia adalah kekasih baruku.” ujar Jinki dengan enteng,” Kim Kibum, mulai detik ini kita PUTUS!”
Napas Key tercekat, mulutnya tak mampu mengeluarkan suara apapun. Ketika akhirnya Jinki membalikkan badan dan meninggalkan dirinya sambil berangkulan dengan wanita (?) itu, Key hanya bisa berteriak kencang,
“TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

KKKKKKKKKKKKKKKK!!!!!!”

“Apanya yang tidak, Key?” Tanya Jinki.
Key terkesiap bangun. Keringat bercucuran membasahi dahi dan seluruh badannya. Dengan panik ia menatap sekelilingnya. Ini… kamar SHINee. Jadi yang tadi…. mimpi???

“Jinki-ah, “ Key meraih tangan Jinki. “Aku mimpi buruk.”
“Begitu ya? Ya sudah kan, Cuma mimpi. cepat siapkan sarapan, aku harus segera pergi.” kata Jinki seraya menyingkirkan tangan Kibum.

Deg!
Key merasa ada yang aneh dengan Jinki hari ini. tidak seperti biasanya ia bersikap dingin kepadanya. Jangan-jangan…. yang tadi bukan mimpi??!?!
JGERR!!
*JENGJENGJENGJENG* (sound effect gaje)

Key pun segera memasang apronnya dan bergegas menuju dapur untuk menyiapkan sarapan Jinki. Sementara Key tengah memasak sambil merenung, Jinki hanya duduk membaca Koran di meja counter.
“Yah, Kibum, hari ini masak apa?” tanya Jinki sambil membalik Koran SinDo yang sedang dibacanya.
“Kwetiau goreng sapi. Kamu suka kan?”
“Ohh…” Jinki kembali tenggelam dalam korannya. “Oh iya Key, memangnya rambutmu tidak bisa diperbaiki ya?”
Key menghentikan kegiatan memasaknya. “Maksudmu?”
“Itu… rambut ikalmu yang tidak jelas itu memangnya tidak bisa dikembalikan seperti semula??” tanya Jinki.
“Memangnya kenapa?” Key buru-buru mencari kaca terdekat dan mematut-matut rambutnya. “Bukannya bagus?”
“Rambutmu seperti rambut Jessica noona. Hanya saja, rambutnya lebih bagus.” Jinki terdiam sejenak. “Lurus.”

PRANGG!!
Key refleks menjatuhkan kaca yang tadi dipegangnya. OMO!! Jadi Jinki tergila-gila akan rambut lurus?? Jangan-jangan wanita di mimpiku semalam adalah Jessica noona??!
Jadi, jadi, nanti Jinki akan direbut oleh Jessica gila itu? Astaghfirullah… aku harus melakukan sesuatu!!

“Key? Key?” Jinki melambaikan tangannya di hadapan Key yang diam dengan wajah super syok. “Kamu kenapa?”
“Hah?” Key segera tersadar dari lamunan perang batinnya. “Ah tidak apa-apa. Oh iya, masakanku…” Key buru-buru melanjutkan masakannya, namun jauh di dalam hatinya berkecamuk sebuah pergulatan batin yang luar biasa.

Apa yang harus aku lakukan?? Key membatin. Jadi itukah alasan Jinki tak pernah menyentuhnya semenjak sebulan yang lalu? Apakah aura keseksiannya berkurang semenjak rambutnya menjadi keriting cabai seperti ini??

Mendadak Key teringat sesuatu.
“Ne, Kibum-ah, kalau kamu ada masalah percintaan, jangan sungkan-sungkan untuk selalu meminta bantuan dari kami ya!” kata Junsu ketika dulu ia dan Jinki sempat bertengkar. “Jaejoong-hyung adalah pakar cinta di DBSK, jadi kalau kamu ada masalah percintaan lagi dengan Jinki, lebih baik kamu langsung hubungi Jaejoong hyung saja!!” Junsu menepuk bahu Key. “….dan jangan hubungi Heechul hyung okay! Kecuali kamu ingin memesan lingerie seksi yang dijualnya secara illegal.”

hubungi jaejoong hyung. hubungi. jaejoong. hyung. jaejoong. hyung. jjong? eh bukan, jaejoong! jaejoong itu…. siapa ya?
Key berpikir keras.
Oh iya, itu sunbaenimnya di DBSK. katanya Yunho hyung selalu lengket nan mesra layaknya perangko yang telah dijilat lalu ditempel ke amplop dengan Jaejoong hyung. Pasti ia punya jurus ampuh atau mungkin susuknya berasal dari dukun tokcer!
Baiklah!! Aku harus segera menghubungi Jaejoong hyung!
Hubungi Jaejoong hyung, jangan hubungi Heechul hyung. Ulangi sepuluh kali.
Key komat-kamit mengingat apa yang harus ia lakukan, sementara Jinki memandangi Key dengan tatapan bingung dan perlahan mundur teratur.
Oke! Hubungin Heechul hyung. Jangan hubungi Jaejoong hyung! Beres!

Segera, Key meraih mantelnya dan berjingkat pergi menuju dorm…. Super Junior.
***

Sesampainya di depan pintu dorm SuJu, Key menggedor mengetuk pintu itu dengan tenaga yang super berlebihan. Setelah tangannya nyaris bengkak karena terlalu bersemangat, akhirnya pintu itu terbuka sedikit dan menampilkan setengah muka Heechul yang dia julurkan keluar.

“Ah hyung! akhirnya dibuka juga! kukira kalian tidak ada dirumah~ tanganku hampir putus mengetuk pin—mphh!!!” sebelum sempat Key menyelesaikan kalimatnya, tangan Heechul sudah menutup mulutnya dan menarik Key dengan paksa ke dalam. Key membelalakkan matanya saat melihat kedua belas anggota SuJu lainnya berderet membentuk barisan ala antrian sembako di belakang punggung Heechul, dengan anggota tertua terletak nun jauh di belakang sana.

“Sssstt!! jangan berisik!” perintahnya sambil mempererat tangan yang tengah membekap Key. Key yang merasa ingin muntah akibat aroma tangan Heechul yang ‘ajaib’ lantas mengangguk patuh seperti anjing kecil. “Bagus..” kata Heechul sebelum melepaskan tangannya yang ‘higienis’ itu.

Key mengatur nafasnya sejenak dan bertanya, “Sebenarnya, ada apa sih Hyung? kalian sedang main kereta-keretaan ya? kok wajah kalian seperti sedang dirampok?” tanya Key polos, sepolos Taemin yang sempat percaya bahwa Heechul, Ryeowook, dan Sungmin adalah wanita.

Heechul dan anggota SuJu yang lainnya melihat keadaan sekitar dengan sangat berhati-hati seolah mereka adalah maling ayam yang tengah dikepung warga, tak satupun dari mereka mengeluarkan suara selain bisik-bisik. Key yang merasa diacuhkan lantas mengeraskan suaranya dengan Toa yang dicolong dari Mesjid sebelah.

“HYUNG! AKU TANYA ADA APA!!??” teriaknya nista. ketiga belas hyung lantas panik dan mati-matian berusaha menutup mulut Key lagi. setelah beberapa menit pergulatan seru antara Key Vs SuJu, Key berhasil diamankan dengan jurus ‘Shindong Drop’.

Leeteuk menghela nafas lega, “Key, hyung mohon, jangan berisik. nyawa kami ber-tiga belas terletak di tanganmu.” mohon leeteuk dengan tatapan berkaca-kaca. Key tidak mengatakan apa-apa dan lagi-lagi hanya sanggup menganggukkan kepala. Wajahnya merah bak kepiting rebus akibat tidak bisa bernapas karena ditimpa Shindong. Setelah yakin Key tidak akan berteriak lagi akhirnya ketiga belas anggota Suju melepaskan bocah malang yang masih megap-megap itu dan mempersilakannya duduk.
“Hyung, tadi itu kalian kenapa sih? Kalian kok sepertinya takut sekali?” tanya Key ketika napasnya sudah kembali seperti semula. Leeteuk menggigit bibir bawahnya sebelum menjawab malu-malu.
“Anuuuu, begini Key sebenernya ini semua gara-gara Heechul. Lingerie yang dia jual itu ternyata barang afkiran, padahal waktu ditawarkan pada ahjumma-ahjumma yang tinggal di sekitar dorm ini ngakunya itu lingerie sisa eksport. Sejak kemarin dorm kami diserbu ahjumma-ahjumma yang marah itu, semuanya membawa lingerie Heechul yang produk gagal itu.” jelas Leeteuk sementara orang yang sedang dibicarakan kini terpuruk di pojok ruangan sambil dihibur Hankyung yang nampak sedih melihat kekasih hatinya menyesali diri.

“Kau sendiri? Mau apa datang ke dorm kami? Mau minjem duit bulanan ya? Memang Jinki belum kasih uang belanja?” tanya Leeteuk pada Key. Key menggelengkan kepala dengan cepat.
“Bukan begitu Hyung, aku ke sini mau minta nasehat mengenai percintaan! Kata Junsu Hyung, jika aku ada masalah sama Jinki aku harus menghubungi Jaejoong hyung, bukan Heechul Hyu….”
Key terdiam.
Hubungi… JaeJoong Hyung.. bukan… Heechul… Hyung.


Leeteuk memiringkan kepalanya sedikit dan dahinya mengernyit melihat Key yang membeku di di depannya.
“Key? Kau baik-baik saja?” panggilnya, namun tiba-tiba hoobae nya itu menggebrak meja dengan keras seraya bangkit berdiri.
“HUBUNGI JAEJOONG HYUNG, BUKAN HEECHUL HYUNG!!! AISH!! KIM KIBUM, KAU INI BODOH SEKALI!!!” teriak Key dengan keras mengagetkan seluruh anggota Super Junior yang kemudian bersiap membekap mulut Key lagi. Akan tetapi sebelum mereka sempat meraih pemuda itu, Key telah berlari meninggalkan ruangan dan membuat ketiga belas anggota SuJu terjerembab bersamaan dan saling bertumpukkan di tengah ruang tamu… dengan Shindong berada tepat di tumpukan paling atas.

***

Dalam waktu singkat, Key telah berada di depan dorm DBSK yang berjarak beberapa rumah dari dorm SuJu. Tanpa membuang waktu lagi, ia mendobrak masuk pintu yang tak terkunci dan mencari Jaejoong dengan panik. “Jaejoong hyuung!! Hyuuunggg!!” teriaknya. Para member DBSK yang tengah bersantai dengan cara mereka masing-masing lantas berlari tergopoh-gopoh menghampiri Key yang sudah seperti kesetanan.

Yunho yang menyadari pintu dorm mereka yang terbuka lebar dengan kemungkinan untuk menutup lagi sama dengan nol spontan kelabakan dan melotot pada Key.
“Oi, itu pintunya kenapa dijebol? Cicilannya belum lunas, Key!”
Changmin sontak menoleh pada leader DBSK itu dan membatin, duileh selama ini gaji hyungnya ternyata dipakai untuk bayar cicilan pintu…
Jaejoong dengan aura keibuan yang memancar kuat segera menghampiri Key yang sekarang sesenggukkan dengan ingus meleleh di dekat lubang hidungnya. Sungguh sebuah pemandangan yang mampu membuat Shawol manapun ilfil.
“Ada apa Key? Kok kamu nangis begitu?”
“Hyung… Jaejoong hyung~”
“Kenapa? Sini mama gosokin pake minyak kayu putih…”
“Ehh… bukan!! Jinki hyung… dia mendingin!!”
“Hah?” Jaejoong terperanjat kaget. “Mati?! Innalillahi wa inna ilaihi rajiun….” Jaejoong langsung menoleh kea rah member DBSK yang lain. “Ayo siap-siap kita mau ngelayat…”
“HYUUNGG!!! ENAK AJA LAKI GUE MOKAT….” protes Key. “Maksudku tuh, dia jadi dingin.. gak sayang lagi sama aku. huhuhuhu…”
“Ohh… emang kenapa?” Jaejoong membelai sayang rambut Key yang kriwil-kriwil menggemaskan. “Nggak ‘dikasih’ ya sama kamu?”
“Justru itu hyung!! Aku mau kasih tapi dia selalu nolak!! Bahkan sejak minggu lalu ada guling pembatas di antara kita. Aku curiga dia selingkuh hyung…”
“HAH? Sama siapa?”
“Itu tuhh… yang rambutnya sama kaya aku tapi lurus…”
Jaejoong mengernyitkan keningnya. “Siapa?? Je-je-je…. jerapah?” tanyanya.
“Jessica, hyung.”
“Oh iya itu. Maklumlah, nggak penting untuk diingat namanya. Jadi masalahnya ada pada rambut?”
“Entahlah. tapi sepertinya begitu…” Key memelintir ujung dasternya. “Tadi pagi ia mengkritik gaya rambutku. Aku ingin berganti model rambut, namun aku bingung harus berganti model seperti apa…”
“Seperti Jaejoong waktu kami promo lagu ‘Wrong Number’ saja!” usul Yunho. “Waktu itu dia sangat sangat seksi sampai-sampai kami lima kali…”
“….iya oke sudah cukup jangan diteruskan!!” Jaejoong buru-buru membungkam mulut Yunho yang mulai berkhayal. “Yah tapi memang sih rambutku waktu di MV Wrong Number itu sangat bagus. Aku pun terpana melihat bayanganku di cermin…” kata jaejoong sambil tersenyum-senyum sendiri, mengingat rambutnya saat itu. “Bagaimana?”
“Kalau itu bisa menghangatkan cinta Jinki kembali, baiklah hyung!! Aku akan ke salon sekarang juga dan berganti model rambut seperti hyung!!” Key segera bangkit dan pergi dengan semangat menuju salon terdekat.
“Hwaiting!!” kata Jaejoong penuh semangat. “Dadahh… hati-hati di jalan ya key! Jangan sampai diculik banci salon…”
“Eh mana mungkin dia diculik banci, jhagiya? Dia kan sama seperti kamu…” Yunho mengedipkan sebelah matanya dengan genit kea rah Jaejoong yang pipinya bersemu merah.
“Ah kamu bisa aja Yunho ah…” balasnya sambil memukul-mukul lengan kekar Yunho dengan manja.

***
(sorenya…)
Key membuka pintu dorm SHINee perlahan-lahan. Diliriknya keadaan di sekitarnya; sepi. Dengan hati-hati ia melangkahkan kaki menuju ruang tengah, tempat dimana anggota SHINee yang lain menghabiskan sore mereka sambil menonton TV. Dengan gugup Key melihat bayangan dirinya di cermin dapur yang berukuran cukup besar. Rambutnya kini sebelas dua belas dengan Jaejoong hanya sedikit berbeda di bagian samping dan di warnanya saja. Warna pirang kumal yang dulu mewarnai rambutnya kini berganti hitam legam dengan highlight ungu di beberapa bagiannya. Kriwil-kriwil tidak jelas yang dulu membuat Jinki ilfil pun kini sudah hilang karena sebuah teknologi bernama rebonding telah membuatnya lurus kembali. Key cukup puas dengan penampilan barunya tapi…. Apa Jinki akan menyukainya?

Key terlalu sibuk berkutat dengan pikirannya sendiri hingga tidak menyadari Taemin yang sedang memandanginya. Bocah yang tadi berniat mengambil cemilan tambahan di dapur itu kaget melihat penampilan Hyungnya yang sangat berbeda dengan rambut hitamnya.
“Hyung!” panggil Taemin kencang dan membuat Key terlonjak kaget di tempatnya. Sementara itu teriakan Taemin itu juga membuat Minho dan Jinki menoleh ke arahnya. Taemin menghampiri Key dengan mata membelalak dan berseru,
“Hyung rambutnya kenapa!?” Key yang merasa rambut barunya terlihat jelek dihadapan Taemin langsung mengambil lap dan menutupi kepalanya dengan lap itu. “Apanya yang kenapa? t-tidak terjadi apa-apa kok.” Key berusaha mengelak. Tapi Taemin tidak sebodoh itu untuk percaya. Ia terus menerus mendesak Key untuk memberitahu apa yang telah terjadi dengan rambut emasnya terdahulu.
“Hyung, kasih tahu dong kenapa…” rengek Taemin.
“Ng, nggak kok! Nggak kenapa-kenapa Taemin…. Serius deh~”
“Ada apa sih ribut-ribut?” tanya Jinki yang akhirnya memutuskan untuk turut menghampiri Key di dapur. “Key, kenapa dengan kepalamu?”
“A-apanya yang kenapa??!” Key semakin was-was terhadap pendapat Jinki akan rambut barunya. “Nggak kenapa-kenapa kan, hyung? masih nempel kan di leher??”
“Iya. Trus kenapa ditutupin pakai lap meja?” tanya Jinki.
“Nggak apa-apa. Fashion…” kilah Key.
“Alasan!! Cepat buka lap itu! Bau tau!!” Jinki menarik lap yang menutupi kepala Key dengan paksa, tanpa sempat dicegah oleh Key sendiri.
“TIDAAAAKKKK…..” Key menjerit dan menutupi kepalanya dengan kedua tangannya. Gayanya sungguh seperti banci yang kena razia kamtib.
“Lho, rambutmu…. kenapa?” tanya Jinki.
“Jelek ya? Maaf deh, aku hanya berusaha mengubah penampilanku seperti yang kamu inginkan. Nanti aku ganti lagi jika kamu tidak suka…” kata Key sambil menunduk. Tangannya masih tetap menutupi rambut barunya.
Jinki terdiam. Rupanya perkataannya tadi pagi dianggap serius oleh Kibum. Perlahan, sebersit senyuman penuh makna tersungging di bibirnya.
“Taemin, ini untukmu…” Jinki melempar beberapa lembar uang kea rah Taemin. “Sana pergi jalan-jalan sama Minho. Malam ini appa sibuk dengan umma.”
“Eh?”
Tanpa mempedulikan reaksi bingung key maupun Taemin, Jinki langsung membopong Key di atas bahunya dan membawanya masuk ke kamar.
“Minho, kuserahkan Taemin kepadamu. Kalian tidur di kamar sebelah oke!” kata Jinki cepat sebelum membanting pintu kamar dan menguncinya.
“Beres hyung!” jawab Minho. Ia melirik sang maknae yang masih bingung dengan keadaan saat ini. “Taeminnie, bagaimana kalau kita…. main di kamar?”
“Main apa hyung?” tanya Taemin polos.
“Hmm… apa ya? Bagaimana kalau kita main poker? Yang kalah harus membuka bajunya satu per satu. Setuju??”
“Oke!! ayo kita segera ke kamar!! ^^~” jawab Taemin girang dan segera berjingkat riang menuju kamar. Sementara Minho tertawa terbahak tanpa suara di belakangnya. Di benaknya sudah terpikirkan sejuta rencana untuk mengeksploitasi maknae kesayangannya itu.

***
(malamnya…)

Jonghyun membuka pintu dan memasuki dorm dengan wajah lelah. Dahinya sedikit berkerut ketika didapatinya ruangan itu sepi, tanpa suara TV yang biasanya terdengar dari ruang tengah. Kemana Hyung dan dongsaengnya? batinnya. Jonghyun mengendikkan bahu dan beranjak menuju kamarnya yang terletak di sebelah kamar Onkey dan Taeminho, tapi ketika tangannya menyentuh kenop pintu terdengar suara-suara ‘aneh’ dari balik pintu kedua kamar tersebut.

Kerutan di dahinya sekonyong-konyong berubah menjadi ekspresi jijik ketika menyadari apa yang sedang dilakukan keempat anggota SHINee lainnya. Dipejamkannya mata dan dihembuskannya napas sembari merutuki dirinya yang belum juga mendapatkan pasangan. Sambil mengangkat kedua tangan dengan sikap menyerah, pemuda itu membalikkan badan dan berjalan menuju pintu keluar.
“Sepertinya hari ini aku harus tidur di dorm DBSK Hyungs.” gumamnya seraya membanting pintu tanpa tahu keadaan di sana jauh lebih mengerikan daripada apa yang didengarnya tadi.

======

THE END

A/N:
yaa begitulah kisah di balik rambut baru key yang bisa kita lihat di album Y.O.U. dan juga MV RDD…
maaf kalo banyak mistypes dan juga kesalahan diksi dsb.
ini FF dibuat kilat dalam waktu cuma satu setengah jam di tengah keramaian manusia di Dunkin Donut TA XDDD
maaf ya kalo ada yang kesinggung *bows* semua ini hanya banyolan, gak usah dianggep serius~
THANX FOR READING XDDD

this FIC could also be found in Enma D’Mightyhyunsaferlycious’s Facebook page

11 thoughts on “[FF/One Shot/ Yaoi/ PG 13/Comedy] Cerita di Balik Rambut Baru Key {FF merger}

  1. hahaha
    suka!
    lucu banget

    jeje pakar cinta?
    *pantesyunhonempelmulu*
    jeje!!!
    ajarin!!!
    *biarbisarebutyunhoappa*

    yang terakhir…
    mereka nge-NC??
    hahaha

    love this
    lucu banget

    share more
    =)

    *betewe, anak jak ya? haha*

    • LOL makasih makasih XDD
      yang terakhir mereka emang NC tp karena takut pikiran anak2 di bawah umur ternoda jadinya ga ditayangin dueh XDD
      eh ga bisa reut yun appa, ntar jeje umma jadi beringas lol
      iyaa, kita anak Jakarta semua. ^^

  2. annyeong salam kenal sebelumnyaaaaaa..
    lagi suka2nya nehh ama yaoi..

    ohh.. rambut kyk di RDR tohh..kirain yg kyk di avatar aku..
    tapi.. rambut yg bagian mana? yg lurus kyk penggaris itu?*pertanyaan ga penting*

    demi ayam tetangga gw, sumpah ngakak..lucu sangatt..
    jd merasa gila sendiri ditengah mlm ini..

    perbanyak yaoi yg bhs indo yaaa..cz saya bego b.ing..hoho

    • LMAO XDDD
      salam kenal juga yaaa~ kasian amat itu ayam tetangga.
      iyaa yang lurus kyk penggaris 30 cm itu~ yg ada merah-merahnya itu.
      iyaa diusahakan dibanyakkin indonya karena sbenernya kita juga kaga jago inggris. suer >.<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s